Peralatan Pemadam Kebakaran Terbaru Pakai Fitur Selang Magnet

Setiap jenis peralatan pemadam kebakaran punya keunikan dan fungsinya masing-masing. Memilih alat pembasmi api yang tepat bisa menentukan seberapa cepat dan efisien kita memadamkan api, sekaligus mengurangi risiko kerusakan.

Jadi, pastikan kamu kenal baik dengan keempat teman setia saat bahaya ini dan selalu siap sedia di rumah, kantor, atau bisnismu. Lalu, apa saja sih jenis peralatan pemadam kebakaran dan fungsinya? Yuk, kenalan bareng-bareng!

Kenali Lebih Dekat 4 Peralatan Pemadam Kebakaran dan Fungsinya

Kalau dilihat sekilas, semua APAR memang terlihat sama saja, berbentuk tabung dan warnanya merah. Padahal, nggak semua APAR yang kamu lihat itu sama, loh. Berikut ini adalah jenis-jenis APAR dan fungsinya yang harus kamu tahu:

1. Peralatan Pemadam Kebakaran Powder

peralatan pemadam kebakaran powder anti gumpal

Siapa sih yang gak kenal sama superhero yang satu ini? Serbuk kimia kering alias powder ini adalah salah satu jenis media pemadam yang paling populer. Peralatan pemadam kebakaran powder serba bisa karena efektif untuk memadamkan hampir semua jenis kebakaran, meliputi:

  • Kebakaran Kelas A (benda padat seperti kayu dan kertas)
  • Kebakaran Kelas B (cairan dan gas yang mudah terbakar)
  • Kebakaran Kelas C (peralatan listrik)

Gimana cara kerjanya? Dengan memutus reaksi kimia dalam api. Karena efektif dan serbaguna, si powder ini jadi andalan banyak orang. Tapi, setelah dipakai butuh waktu ekstra buat bersih-bersih karena ada sisa atau residu serbuk di area kebakaran.

Baca juga: Klasifikasi Kelas Kebakaran Menurut Bahan Penyebab Kebakaran

2. Peralatan Pemadam Kebakaran Foam

Kalau jenis peralatan pemadam kebakaran yang satu ini bisa dibilang spesialis untuk mengatasi cairan yang mudah terbakar. Ya, foam atau busa efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B, tapi juga mampu mengatasi kebakaran kelas A.

Cara kerjanya unik, foam akan membentuk lapisan di atas permukaan cairan yang terbakar, mengisolasi oksigen dan mencegah uap terbakar, sehingga api bisa reda. Cocok banget nih untuk kebakaran di tempat seperti SPBU atau pabrik kimia.

Tapi ingat, peralatan pemadam kebakaran dari media foam tidak cocok untuk kebakaran akibat masalah elektrikal (kelas C). Memangnya kenapa? Karena media foam mengandung air yang bisa memperburuk situasi kebakaran dan membahayakan pengguna.

3. Peralatan Pemadam Kebakaran CO2

peralatan pemadam kebakaran CO2 media ramah lingkungan

Kalau kamu butuh alat pemadam yang bersih tanpa meninggalkan residu, CO2 bisa jadi pilihan terbaik. APAR CO2 ini bekerja dengan menggantikan oksigen di sekitar api. Seperti prinsip segitiga api, jika salah satu unsur api hilang, maka api akhirnya padam.

Teori Segitiga Api: api terbentuk karena ada reaksi dari tiga unsur yaitu oksigen, sumber panas, dan bahan bakar. Ketika salah satu unsur berkurang atau hilang, maka api akan padam.

APAR CO2 jago banget buat menghadapi kebakaran kelas B dan C. Karena sifatnya yang clean agent, alat pemadam api CO2 ini cocok untuk tempat yang perlu kebersihan ekstra pasca pemadaman, seperti di ruang server atau laboratorium.

4. Peralatan Pemadam Kebakaran Liquid Gas

Liquid gas yang merupakan pemadam kebakaran dengan media gas cair yang didinginkan. Media ini terdiri dari bahan yang aman untuk lingkungan dan manusia. Kelebihannya, liquid gas ini tidak meninggalkan residu sama sekali setelah digunakan.

Dengan sifat clean agent yang dimiliki, peralatan pemadam kebakaran ini sangat efektif memadamkan kebakaran tanpa merusak peralatan atau dokumen penting. Sangat ideal untuk ruang yang berisi barang-barang berharga atau sensitif.

Cara Asyik Pilih-Pilih Peralatan Pemadam Kebakaran Sesuai Kebutuhan

Pernah nggak sih kamu merasa bingung pas mau memilih APAR untuk kantor, rumah, atau pabrik? Kayaknya semua model dan warnanya menarik, tapi ingat nggak semua cocok buat kebutuhanmu, loh! Nah, biar nggak salah pilih, ikuti tips berikut ini ya.

1. Kenali Dulu Risiko Kebakaran yang Mengintai

Sebelum membeli APAR, kamu harus kenal baik nih sama jenis-jenis api. Ada api kelas A (benda padat), B (cairan dan gas), C (alat listrik), dan D (logam). Masing-masing jenis APAR punya spesialisasi sendiri untuk menghadapi jenis api tertentu.

2. Pilihan Ukuran APAR Juga Penting

alat pemadam kebakaran tabung kuat hingga tekanan 80 bar

Ukuran APAR juga perlu diperhatikan. Ada yang ukurannya kecil dan ringan, cocok buat di mobil atau area yang tidak terlalu besar. Tapi, ada juga yang ukurannya lebih besar dengan kapasitas lebih banyak, cocok buat area dengan riisko kebakaran tinggi.

3. Sesuaikan dengan Lingkungan

Pilihan peralatan pemadam kebakaran juga harus disesuaikan dengan lingkungan atau tempat yang akan diproteksi. Misalnya nih, buat proteksi kebakaran di rumah kamu butuh peralatan pemadam kebakaran powder yang bisa menangani berbagai jenis api.

Sementara itu, APAR untuk dapur restoran khusus untuk minyak atau lemak bisa jadi pilihan terbaik. Nah, kalau kamu punya banyak peralatan elektronik, peralatan pemadam kebakaran CO2 dan liquid gas adalah teman paling tepat yang kamu cari.

4. Cek Fitur Tambahan

Sekarang, peralatan pemadam kebakaran juga dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan yang semakin membuatnya jadi alat pemadam idaman. Misalnya, fitur magnetic nozzle pada APAR Firefix terbaru yang canggih dan efisien.

peralatan pemadam kebakaran terkoneksi HP

Ada juga APAR yang terkoneksi dengan HP, loh! Ya, selain punya fitur magnetic nozzle, peralatan pemadam kebakaran Firefix juga dilengkapi dengan QR code yang bisa discan dengan Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia, Firecek.

Kalau pakai peralatan pemadam kebakaran yang terkoneksi sama HP ini, kamu bisa menikmati fitur-fitur canggih pada aplikasi Firecek. Mulai dari inventarisasi data APAR, checklist inspeksi APAR digital, notifikasi APAR expired dan agenda inspeksi, dll.

Selang Magnet Inovatif Bikin Peralatan Pemadam Kebakaran Semakin Praktis

Di era yang serba canggih, inovasi terus berkembang tidak hanya dalam teknologi komunikasi atau transportasi, tetapi juga dalam alat-alat keselamatan. Termasuk peralatan pemadam kebakaran, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Salah satu inovasi terbaru yang patut diacungi jempol adalah hadirnya magnetic nozzle pada peralatan pemadam kebakaran. Inovasi ini membawa angin segar dalam dunia proteksi kebakaran, karena membuat peralatan lebih praktis dan efektif. Apa Itu selang magnet?

peralatan pemadam kebakaran dengan magnetic nozzle

Magnetic Nozzle adalah fitur inovatif dimana bagian ujung selang APAR (nozzle) dilengkapi dengan magnet. Fitur ini memungkinkan nozzle untuk menempel secara otomatis pada tabung APAR tanpa perlu nozzle holder atau sabuk APAR.

Sebelum ada inovasi ini, umumnya APAR dilengkapi dengan nozzle holder atau yang sering disebut sabuk APAR. Apa fungsinya? Fungsi nozzle holder adalah untuk menyimpan dan mengamankan nozzle atau kepala semprotan selang APAR saat tidak digunakan.

Komponen APAR ini penting untuk memastikan nozzle tetap terpasang pada tabung pemadam dan siap untuk digunakan kapan saja. Dengan adanya nozzle holder, pengguna dapat dengan mudah menemukan dan mengakses nozzle saat diperlukan.

Nah, untuk meningkatkan fungsi dan efektivitas dari nozzle holder tersebut, hadirlah inovasi baru, yaitu magnetic nozzle. Dengan sistem magnetik, pemasangan dan pelepasan nozzle menjadi lebih mudah, cukup dengan sekali klik saja.

Selang magnet membuat APAR lebih user-friendly, sehingga dapat digunakan oleh siapa saja, termasuk mereka yang mungkin tidak memiliki pengalaman dengan alat pemadam. Hal ini tentunya akan mempercepat respon terhadap kebakaran.

Gak Susah Kok, Ini Cara Menggunakan Peralatan Pemadam Kebakaran yang Benar!

Setelah kamu berhasil memilih APAR yang cocok dengan kebutuhan dan lingkunganmu, langkah selanjutnya adalah mempelajari cara menggunakannya. Gak perlu khawatir atau bingung, menggunakan APAR itu gampang banget asal kamu tahu caranya.

Sebelum terjadi apa-apa, luangkan waktu untuk mengenal APAR yang kamu punya. Cek label dan instruksi penggunaannya. Pahami jenis APAR yang kamu miliki dan untuk jenis kebakaran apa saja dia cocok digunakan.

cara menggunakan peralatan pemadam kebakaran dengan teknik PASS

Nah, kalau suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan yaitu kebakaran, kamu bisa langsung beraksi menggunakan APAR. Caranya dengan menerapkan teknik P.A.S.S. (Pull, Aim, Squeeze, Sweep). Begini langkah-langkahnya:

  • Pull (Tarik): Tarik pin pengaman yang ada di handle atau tuas APAR.
  • Aim (Arahkan): Arahkan nozzle atau ujung semprot ke dasar api, bukan ke atas nyala api.
  • Squeeze (Tekan): Tekan tuas atau handle dengan kuat untuk memulai semprotan media pemadam ke api.
  • Sweep (Sapu): Gerakkan nozzle secara menyapu dari sisi ke sisi, tetap fokus pada dasar api hingga api benar-benar padam.

Saat menggunakan peralatan pemadam kebakaran, penting banget untuk tetap tenang dan fokus. Panik hanya akan membuat situasi semakin buruk. Saat mengarahkan APAR ke api, pastikan kamu berada pada jarak yang aman, yaitu 3-5 meter dari api.

Walaupun kamu sudah menggunakan APAR, tapi jika api terus membesar dan tidak bisa dikontrol, saatnya untuk mundur dan memanggil bantuan pemadam kebakaran. Keselamatan diri dan orang lain tetap yang paling utama.

Menggunakan peralatan pemadam kebakaran sebenarnya gak sulit, kok. Dengan sedikit latihan, kamu bisa jadi pahlawan yang siap bertindak cepat. Jadi, pastikan kamu tidak hanya punya APAR yang tepat, tapi juga siap menggunakannya dengan benar.

Itu dia pembahasan tentang jenis peralatan pemadam kebakaran dan inovasi terbarunya menggunakan magnetic nozzle. Nah, kalau kamu mau punya APAR canggih yang punya selang magnet, dapatkan harga terbaik dan free ongkir DISINI.

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt